Analisis Determinasi Financial Distress pada Sektor Property dan Real Estate di Bursa Efek Indonesia: Aplikasi Model Zmijewski (2018–2020)
Keywords:
Financial Distress, Metode Zmijewski, Properti dan Real Estate, Rasio KeuanganAbstract
Stabilitas sektor property dan real estate di Indonesia menghadapi tantangan besar akibat fluktuasi makroekonomi dan dampak pandemi Covid-19 yang menekan daya beli masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi kebangkrutan perusahaan sektor tersebut yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018–2020 menggunakan model Zmijewski. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, menghasilkan sampel sebanyak 64 perusahaan. Data sekunder dianalisis melalui rasio profitabilitas (ROA), leverage (Debt Ratio), dan likuiditas (Current Ratio) yang diintegrasikan ke dalam persamaan X-Score Zmijewski. Hasil penelitian menunjukkan fluktuasi tingkat krisis keuangan, di mana pada tahun 2018 terdapat 5 perusahaan (7,81%) mengalami financial distress, menurun menjadi 3 perusahaan (4,69%) pada 2019, dan meningkat signifikan menjadi 6 perusahaan (9,38%) pada 2020 saat pandemi mulai melanda. Secara konsisten, emiten seperti PT Binakarya Jaya Abadi Tbk dan PT Lancartama Sejati Tbk teridentifikasi dalam kondisi kritis. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya analisis rasio keuangan sebagai sistem peringatan dini bagi manajer untuk melakukan tindakan pencegahan dan bagi investor sebagai instrumen mitigasi risiko investasi jangka panjang.
References
Harmono. (2017). Manajemen keuangan: Berbasis balanced scorecard (Edisi 1). Bumi Aksara.
Hery. (2016). Analisis laporan keuangan. Grasindo.
Kasmir. (2017). Analisis laporan keuangan (Edisi 10). PT Raja Grafindo Persada.
Kasmir. (2018). Analisis laporan keuangan. Rajawali Pers.
Katadata. (2020, 14 September). Laba lima perusahaan properti anjlok saat pandemi Covid-19.https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/09/14/laba-lima-perusahaan-properti-anjlok-saat-pandemi-covid-19.
Khoiriyah, M. A. (2019). Pengaruh corporate governance terhadap financial distress (studi kasus pada badan usaha milik negara non keuangan tahun 2012-2017).
Nirmalasari, L. (2016). Analisis financial distress pada perusahaan sektor property, real estate, dan kontruksi bangunan yang terdaftar di BEI. 46-61.
Paoki, T. T., Mangantar, M., & Tulung, J. E. (2019). Analysis of Altman Z-Score method and Springate S-Score method on companies that have been delisted in Indonesia Stock Exchange period 2016-2018. [Journal Title Missing], 7(4), 5137–5146.
Permatasari, D., Samsudin, A., & Komariah, K. (2019). Analisis financial distress dengan metode Zmijewski. Journal of Management and Business (JOMB), 1(1), 74–87.
Prasandri, E. F. (2018). Analisis financial distress dengan menggunakan metode Z-score (Altman), Springate, dan Zmijewski untuk memprediksi kebangkrutan perusahaan rokok yang terdaftar di BEI pada tahun 2013-2016. Jurnal Penelitian Ekonomi dan Akuntansi (JPENSI), 3(2), 713–724.
Rudianto. (2013). Akuntansi manajemen informasi untuk pengambilan keputusan strategis. Erlangga.
Saragih, F., & Dewi, A. (2019). Perbandingan metode Springate dan Zmijewski dalam memprediksi kebangkrutan pada perusahaan ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Proceeding Festival Riset Manajemen Dan Akuntansi 2019 (FRIMA-2019), 16–21.
Sudrajat, M. A., & Wijayanti, E. (2019). Analisis prediksi kebangkrutan (financial distress) dengan perbandingan model Altman, Zmijewski dan Grover. INVENTORY: Jurnal Akuntansi, 3(2), 116–130.
Sujarweni, V. W. (2017). Analisis laporan keuangan: Teori, aplikasi, dan hasil penelitian. Pustaka Baru Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Manajemen, Ekonomi, Bisnis & Keuangan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

